Persiapkan Development Environment [01]

Ok, saya tidak membahas masalah, kenapa saya menggunakan ini dan itu. Ini masalah selera saja, Anda bisa menggunakan yang lain yang sama sesuai dengan kebiasaan dan selera Anda.

Pertama, Saya menggunakan notebook intel dengan windows 10 dan saya tidak ingin coding python dengan windows 10. Karena biasanya klo belajar suka salah-salah Install dan lain sebagainya, saya tidak mau windows saya rusak dan harus install semua lagi dari awal. Oleh sebab itu, saya menggunakan Virtual Box untuk menginstall Linux Ubuntu 17.10.

Saya tidak membahas bagaimana mengunstall virtual box dan Ubuntu 17.10, semua standard-standard saja, download dan next, next, accept, dan sebuah Ubuntu Desktop sudah siap. Continue reading “Persiapkan Development Environment [01]”

Advertisements

Belajar Django dan Python [00]

Selama ini untuk membuat aplikasi berbasis web yang bagus, saya menggunakan IBM Domino. Namun beberapa tahun terakhir, saya sudah tidak lagi mengembangkan knowledge ke arah IBM Domino. Khususnya untuk mengembangkan team. Saya sudah memilih satu platform yang bisa menandingi kecepatan IBM Domino dalam pengembangan aplikasi berbasis web, yaitu dengan memanfaatkan Django dan Python.

Python adalah bahasa pemrograman yang sesuai untuk kebutuhan bisnis, sederhana tapi langsung kepada tujuan. Djanga adalah python framework yang memberikan banyak sekali kemudahan untuk kita dapat membuat aplikasi berbasis web.

Persis dengan IBM Domino, Django telah menyediakan potongan-potongan kecil yang dapat kita rangkai menjadi sebuah Killer Web Apps. Tentunya tidak cukup itu saja, seperti IBM Domino, saya juga menggunakan beberapa web dev apps framework, semacam JQuery, Bootstrap, AngularJS, ExtJS, dan lain sebagainya. Yang sudah saya gunakan juga di IBM Domino.

Nah! tulisan-tulisan berikut ini hanyalah sharing, biar saya juga tidak mudah lupa terhadap environment baru ini.

Docker dan Ubuntu Linux 16.04

Beberapa waktu ini, saya sering harus mencoba berbagai framework / platform. Beberapa API Management platform yang harus saya coba dan evaluasi seperti tyk, gravitee, dan kong. Jika harus meng-install semua komponen satu-per-satu, maka akan lama sekali saya bisa mencoba platform tersebut. Padahal yang saya perlukan adalah segera dapat mencoba, meng-evaluasi fitur-fitur didalamnya tidak dalam skala production yang memerlukan cluster dan lain sebagainya. Continue reading “Docker dan Ubuntu Linux 16.04”

Ubuntu 14.04 – Setting JAVA_HOME

Untuk men-setting JAVA_HOME, edit file ~/.bashrc dengan editor kesayangan Anda 😉

nano ~./bashrc

lalu tambahkan baris dibawah ini pada file tersebut

export JAVA_HOME=/usr/lib/jvm/java-8-oracle

/usr/lib/jvm/java-8-oracle seharusnya adalah sebuah symbolic link yang mengarah ke /usr/lib/jvm/java-8-oracle-[versi]. Keuntungan menggunakan symbolic link adalah, jika Anda melakukan upgrade, maka Anda tidak perlu merubah file ~/.bashrc

Ubuntu 14.04 – Install JDK8

Secara default, Ubuntu 14.04 tidak menyertakan JDK, baik OpenJDK maupun Oracle JDK. Untuk menginstall JDK8, gunakan command dibawah ini:

sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/java
sudo apt-get update
sudo apt-get install oracle-java8-installer